Rabu, 01 Januari 2014

makalah 4 (peran sosial individu, dampak negativ internet)



BABI
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
internet Suatu media yang sering kita dengar dan bahkan penggunanya sudah mencapai lebih dari ratusan juta manusia. Banyak dari pengguna internet ini dipakai untuk keperluan pribadi sampai untuk keperluan pekerjaan. Di dalam peran sosialnya sendiri banyak pengguna internet yg melakukan googling untuk hal-hal yang positif justru ke hal-hal yang negatif.

B.     Rumusan Masalah
1.      Jelaskan apa yang dimaksud peran social individu ?
2.      Sebutka dampak negative dalam pengguna internet ?

















BAB II
PENJELASAN
A.      Peran Social Individu
Tingkah laku prososial (Prosocial Behavior) dapat diartikan juga sebagai segala tindakan apapun yang menguntungkan orang lain. Secara umum istilah ini diaplikasikan pada tindakan yang tidak menyediakan keuntungan langsung pada orang yang melakukan tindakan tersebut, dan bahkan mengandung derajat resiko tertentu (Baron & Byrne, 2005). 
Batson (dalam Taylor. dkk, 2009) mengemukakan prosocial behavior (perilaku prososial) adalah kategori yang lebih luas, ia mencakup pada setiap tindakan yang membantu atau dirancang untuk membantu orang lain, terlepas dari motif si penolong.  Banyak tindakan prososial bukan tindakan altruistic. Altruisme adalah tindakan sukarela yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang untuk menolong orang lain tanpa mengharapakan imbalan apapun, kecuali mungkin perasaan telah melakukan kebaikan,  Perilaku prososial bisa dimulai dari tindakan altruisme tanpa pamrih sampai tindakan oleh pamrih atau yang di motivasi kepentingan pribadi (Taylor. dkk, 2009).

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Prososial ialah :
1.      Bystander (kehadiran orang lain)
2.      Atribusi terhadap korban
3.      Nilai-nilai dan norma social
4.       Model-model prososial
5.       Mood (Suasana Hati)
6.      Gender

B.       Dampak Negatif dalam Penggunaan Internet

Dampak negatif dalam penggunaan internet ialah:
1.      Sikap antisosial adalah bentuk sikap seseorang yang secara sadar atau tidak sadar tidak dapat menyesuaikan diri dengan norma-norma dan nilai-nilai sosial dalam masyarakat. antisosial merupakan sebab dan juga sebaliknya sebagai akibat dari terjadinya perilaku menyimpang. Atau dapat dikatakan sikap antisosial ini merupakan produkproduk dari perilaku menyimpang. Perilaku menyimpang menimbulkan akibat pada kondisi psikologis manusia menjadi tidak sesuai dengan norma yang berlaku.
2.      Menurut bahasa, pornografi berasal dari kata Yunani “porne” yang berarti perempuan jalang dan graphein berarti menulis. Dari pengertian ini, menunjukkan bahwa objek utama dan sumber pornografi adalah perempuan Pornografi didefinisikan oleh Ernst dan Seagle sebagai berikut: “Pornography is any matter odd thing exhibiting or visually representing persoss or animals performing the sexual act, whetever normal or abnormal”. Pornografi adalah berbagai bentuk atau sesuatu yang secara visual menghadirkan manusia atau hewan yang melakukan tindakan sexual, baik secara normal ataupun abnormal.
3.      Perjudian online merupakan salah satu dari jenis tindakan cybercrime. Ternyata memang salah satu penyalah gunaan teknologi adalah judi online, sekarang judi pun beralih ketempat yang sedikit lebih elit. sekarang berjudi tidak harus sembunyi-sembunyi seperti dahulu, dengan duduk santai di depan komputer yg online pun kita sekarang bisa melakukan perbuatan berdosa itu. jadi memang benar istilah orang yang mengatakan “di dunia maya Surga dan Neraka bedanya tipis hanya dibedakan dengan sekali click.” (pepatah ngarang sendiri ). Sementara itu, meski secara garis besar sama, Wikipedia memiliki pengertian judi yang sedikit lebih detail. Menurut situs tersebut, perjudian pada intinya dikatakan sebagai permainan dengan memilih satu pilihan saja dari beberapa pilihan.
4.      Deindividuasi juga menjadi salah satu dampak negatif dalan penggunaan internet. Deindividuasi adalah proses hilangnya kesadaran individu karena melebur didalam kelompok atau bisa disebut pikiran kolektif.









BAB III
PENUTUP
A.      KESIMPULAN
Tingkah laku prososial (Prosocial Behavior) dapat diartikan juga sebagai segala tindakan apapun yang menguntungkan orang lain. Secara umum istilah ini diaplikasikan pada tindakan yang tidak menyediakan keuntungan langsung pada orang yang melakukan tindakan tersebut, dan bahkan mengandung derajat resiko tertentu.
Dampak Negatif dalam Penggunaan Internet ialah:
1.      Sikap antisosial
2.      Pornografi
3.      Perjudian online
4.      Deindividuasi 












DAFTAR PUSTAKA

makalah 3 (pengaruh dari aspek psikologis dan demografis dengan individu penggunaan ibntenet)



BAB III
PENDAHULUAN
A.      Latar Belakangskip to main | skip to sidebar

hampir sebagian masyarakat di dunia sudah mengenal istilah internet itu sendiri berasal dari kata dari interconnection-networking, bila dijabarkan secara sistem global maka internet merupakan jaringan komputer diseluruh penjuru dunia yang saling terhubung satu sama lain dengan menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) sehingga antara komputer dapat saling mengakses informasi dan bertukar data. Internet mencangkup segala sesuatu secara luas baik itu komputerisasi maupun telekomunikasi.
Namun tahukah anda bahwa internet tersebut memberikan dampak negatif bagi penggunanya, khususnya dikalangan remaja? Apalagi pengguna internet yang berlebihan dapat merubah pola hidup masyarakat menjadi negatif, terutama bagi para remaja berusia 8-12 tahun. Bahkan media masa di Indonesia menyoroti kecenderungan meningkatnya korban remaja akibat penggunaan facebook, dan Komisi Perlindungan Anak paling tidak mencatat 100 laporan pengaduan dengan korban anak-anak dan remaja akibat penggunaan negatif interaksi dunia maya.

B.       Rumusan Masalah
1.      Pengaruh dari aspek psikologis dari individu pengguna internet?
2.      Pengaruh dari aspek demografis dari individu pengguna internet?










BAB II
PENJELASAN
A.      Aspek Psikologis dari Individu Pengguna Internet

Internet  memberikan dampak negatif bagi penggunanya, khususnya dikalangan remaja? Dampak negatif ini tidak lain berasal dari adiksi (ketergantungan) pada permainan online, cybersex, role-playing fantasi. Kerancuan identitas inpun disorot sebagai dampak buruk penggunaan internet, ancaman lainnya adalah bullying, child pornography dan penyebaran pedophilia melalui internet. berbagai dampak negatif tersebut diduga karena efek anonimitas di dunia maya. Bahwa godaan anonimitas, multiplisitas dan invisibility yang terjadi saat pembuatan identitas online menjadi faktor penyebab berbedanya perilaku seseorang didunia maya.

Terlepas dari berbagai sorotan dampak negatif interaksi diri dan internet terdapat pula dampak positif penggunaan internet. Analisis situs pribadi gadis remaja yang dilakukan oleh Stern (2002) menunjukkan bahwa internet memberikan kesempatan yang baik bagi anak-nak untuk mengekspresikan diri serta mengembangkan pengertian sosial dan seksual.
Lidia Sandra mengungkapkan ekspresi diri melalui identitas online konsisten dengan teori-teori pembentukan sosial. Identitas online dapat digunakan untuk mengeksplorasi aspek-aspek diri, memfasilitasi kesadaran diri yang lebih besar dan menjadi katalis untuk perubahan positif. Bahkan identitas online justru memfasilitasi flexible selves seseorang yang merupakan adaptasi yang wajar dan perwujudan eksplorasi diri. Dunia maya juga memfasilitasi keterbukaan emosional di ruang maya yang membuat individu mampu mengekspresikan diri dan dimengerti. "Hubungan yang berarti terbentuk di dunia maya, kerena media ini secara natural memfasilitasi individu memaparkan diri lebih intim denga mediasi layar dan nama samaran

B.       Aspek Demografis dari Individu Pengguna Internet

Internet merupakan hal yang penting bagi manusia di masa kini. Manusia menggunakan internet dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam ilmu pengetahuan, pendidikan bahkan dalam aspek sosial. Keterkaitan manusia dengan internet sudah sangat mengglobal karena dengan menggunakan internet kita dapat mengakses berbagai situs dari seluruh dunia.
Dalam internet ada beberapa hal yang mempengaruhi innteraksi manusia dan internet seperti gender, usia dan budaya. Hal-hal ini mungkin terlihat sepele dan tidak relevan tetapi hal-hal ini memiliki kaitan yang erat dalm interaksi manusia dan internet.
          Gender merupakan perbedaan yang sangat besar dan terlihat di dalam interaksi manusia. Tetapi bagai mana dengan interaksi di dalam internet? Dalam internet kita tidak dapat melihat orang yang kita ajak berinteraksi secara langsung. Banyak pengguna internet beranggapan bahwa orang yang sedang berinteraksi adalah laki-laki. Hal ini di sebabkan oleh mayoritas halaman internet yang di kunjungi adalah game online dan hal lain yang lebih di sukai oleh laki-laki. Tetapi lain halnya dalam media sosial yang menyertakan nama dan foto sang pengguna.
    Kini seiring dengan berkembangnya globalisasi, teknologi internet pun meluas ke semua kalangan tidak hanya kalangan dewasa, remaja bahkan anak-anak. Namun banyak orang yang salah dalam menggunakan internet. Seperti banyak orang yang membuka situs-situs porno atau situs yang mengandung hal yang berbau negatif. Dengan membuka situs-situs porno atau pun situs yang mengandung hal yang negatif dapat merusak moral, seharusnya dengan kemajuan teknologi kita dapat menggunakannya untuk hal yang lebih baik seperti memperluas ilmu pengetahuan dan lainnya.
Keterkaitan manusia dengan internet dalam bidang budaya adalah kita dapat memanfaatkan internet untuk menyebarkan budaya yang ada di Indonesia. Seperti contohnya kita dapat menyebarkan budaya tari yang dapat kita masukkan di situs youtube, dengan cara seperti itu negara yang tertarik dengan budaya Indonesia dapat melihatnya tanpa harus berkunjung ke Indonesia dengan cara ini pun dunia budaya terasa sangat dekat kita dapat bertukar budaya tanpa ada batasnya. Tetapi dalam hal ini terdapat hal negatifnya juga karena dengan sangat mudahnya budaya lain dijeplak dan diakui.
BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan

Dampak negatif ini tidak lain berasal dari adiksi (ketergantungan) pada permainan online, cybersex, role-playing fantasi. Kerancuan identitas inpun disorot sebagai dampak buruk penggunaan internet, ancaman lainnya adalah bullying, child pornography dan penyebaran pedophilia melalui internet. berbagai dampak negatif tersebut diduga karena efek anonimitas di dunia maya. Bahwa godaan anonimitas, multiplisitas dan invisibility yang terjadi saat pembuatan identitas online menjadi faktor penyebab berbedanya perilaku seseorang didunia maya.
Internet merupakan hal yang penting bagi manusia di masa kini. Manusia menggunakan internet dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam ilmu pengetahuan, pendidikan bahkan dalam aspek sosial. Keterkaitan manusia dengan internet sudah sangat mengglobal karena dengan menggunakan internet kita dapat mengakses berbagai situs dari seluruh dunia.

DDDDAFTAR PUSTAKAFTAR PUSTAJSD
•
• Sumber :
http://www.ugm.ac.id/index.php?page=rilis&artikel=4886


•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•

 

kholqy.psi Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template